Beralih ke mode gelap.

Beralih ke mode terang.

Beralih ke mode gelap.

Beralih ke mode terang.

in

Seragam Sudah DiCoret-Coret Ternyata Siswi Ini Tidak Lulus

SALAH seorang siswi SMA Bakti Sungailiat tampak menangis histeris, sebelum akhirnya jatuh pingsan setelah mengetahui dia tidak lulus dari surat pengumuman yang diterima bapaknya, Senin (16/5) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kontan, kejadian tersebut mengundang simpatik teman, hingga guru-gurunya maupun para wali murid yang hadir. Oleh teman – temannya siswi tersebut langsung dibopong ke dalam ruangan kelas dan dibaringkan di atas meja yang sedang tidak terpakai.

NR memang bukan satu – satunya pelajar yang dinyatakan gagal dalam kelulusan tahun ini. Namun sebagai siswi yang dikenal memiliki nilai pelajaran yang cukup menonjol dari teman – temannya yang lain, tentunya menjadi pertanyaan kepada teman – teman sebaya NR.

Sedangkan ayah NR hanya tampak berdiri mematung melihat anaknya menangis terisak – isak. Berkali – kali NR melontarkan rasa penasarannya mengenai hasil kelulusan yang tidak dapat ia terima.

“Saya tidak mau tidak lulus, kenapa saya tidak lulus, saya malu, saya mau lulus,” isak NR di dalam pelukan teman-teman dan orang tua siswa lainnya.

Tak hanya NR, seorang pelajar laki – laki dari jurusan IPS pun harus terbujur kaku di depan ruangan kelas pengumuman kelulusan. Siswa yang sudah terlanjur mencoret – coret seragam putih abu – abunya ini hanya dapat menatap kosong sekelilingnya ketika Rosiah (57) sang nenek mengatakan kalau cucunya tersebut gagal dalam ujian kali ini.

Rosiah kepada wartawan sembari menunjukan kertas pengumuman tersebut mengatakan ia sebagai nenek dapat menerima keputusan tersebut. Menurutnya mungkin saat menjalani Ujian Nasional (UN) kemarin cucunya tidak membekali diri dengan persiapan yang matang. Namun demikian, ia berharap cucunya tersebut dapat kembali menjalani UN pada tahun berikutnya.

“Bagi saya tidak apa – apa. Mungkin kemarin cucu saya tidak terlalu siap mengikuti ujian. Tapi masih ada tahun depan dan dia bisa mengikuti ujian lagi biar dapat lulus SMA,”jelas Rosiah sembari menunjukan selembar kertas yang menyatakan kegagalan cucunya.

Sementara Ketua Yayasan Bakti, HK. Djunaidi mengungkapkan, kelulusan tahun ini meningkat 90 persen jika dibandingkan tahun lalu. namun, setidaknya, kata dia, terdapat 5 siswa yang tidak lulus yakni 4 dari IPS dan 1 dari jurusan IPA.

“Bagi siswa yang belum lulus dapat mengikuti ujian paket C yang diselenggarakan pemerintah. Namun tak seperti tahun – tahun sebelumnya kali ini Paket C tidak lagi diakomodir oleh pihak sekolah, para peserta dapat mendaftarkan diri di luar atau PKBM – PKBM,” kata dia.

Halaman: 1 2

Rekomendasi

Guru di Indonesia Antikritik, Maunya Gaji Besar, Kualitas Rendah

Tidak Batal!! Iuran BPJS Kesehatan Tetap Dinaikkan Presiden Jokowi

Back to Top